Sejak Komunitas Dokter Tanpa Stigma (DTS) berdiri tahun 2022, pertanyaan-pertanyaan seperti ini hampir selalu muncul:

“Dokmin, ada dokter tanpa stigma di daerah saya nggak?”
“Dok, saya mau periksa ke obsgyn tapi takut diomongin yang enggak-enggak…”
“Dok, saya mau cek soal kelamin. Ada rekomendasi dokter yang nggak nge-judge nggak ya?”

Kalimat-kalimat ini bukan sekadar pertanyaan, tapi bentuk kebutuhan dan harapan akan layanan kesehatan yang empatik, aman, dan bebas dari penilaian. Karena kita semua berhak diperlakukan dengan hormat, apapun latar belakang atau kondisi kita.

Sebagai respons atas kondisi ini, Komunitas Dokter Tanpa Stigma (DTS) menghadirkan inisiatif “DTS Centang Biru” — sebuah upaya kolektif untuk berbagi informasi tentang tenaga kesehatan yang dikenal ramah, berpihak, dan bebas stigma.

Apa itu DTS Centang Biru?

Tahun 2023, Komunitas DTS membuka formulir terbuka “Rekomendasi Dokter Tanpa Stigma” yang dapat diisi oleh siapapun berdasarkan pengalaman pribadi. Formulir ini bertujuan untuk mengumpulkan nama-nama tenaga kesehatan yang memberikan layanan tanpa stigma dan diskriminasi di seluruh Indonesia

Data dari formulir ini bersifat terbuka dan bisa diakses oleh publik. Tapi kami menyadari bahwa:

  • Pengalaman setiap orang sangat beragam
  • Konteks kebutuhan tiap individu berbeda-beda Sehingga, kadang sulit menemukan rekomendasi yang tepat sasaran, apalagi untuk kasus atau situasi yang lebih spesifik.

Nah untuk mengatasi hal tersebut, mulai sekarang, Rekomendasi Dokter Tanpa Stigma ada Centang Biru-nya!

Sederhananya, DTS Centang Biru adalah penanda atau verifikasi bahwa seorang tenaga kesehatan tanpa stigma sudah melalui proses evaluasi dari Tim Komunitas Dokter Tanpa Stigma. Pemberian centang biru ini tidak sembarangan. 

Hanya tenaga kesehatan yang telah memenuhi salah satu dari kriteria berikut yang dapat menerima centang biru:

  • ✔️ Pernah berkolaborasi dengan DTS dan terbukti memiliki value yang sejalan dengan DTS
  • ✔️ Pernah berkolaborasi dengan minimal 2 organisasi lain (selain DTS) dan terbukti memiliki value yang sejalan dengan DTS
  • ✔️ Direkomendasikan oleh minimal 3 orang anggota DTS dalam 1 kategori yang sama
  • ✔️ Terbukti lewat rekam jejak digital yang konsisten dalam 1 tahun terakhir

Dengan kata lain, centang biru ini bukan sekadar simbol, melainkan hasil dari proses kurasi dan penilaian berdasarkan rekam jejak serta kolaborasi nyata.

Lalu, dalam konteks apa saja verifikasi ini berlaku?

Ada 5 kategori verifikasi, yaitu:

  • HIV + Populasi Kunci
  • Kesehatan Jiwa
  • Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR)
  • Kekerasan Berbasis Gender dan Seksual (KBGS)
  • Disabilitas

Kategori-kategori ini mencerminkan bidang-bidang yang paling rentan terhadap diskriminasi dan perlakuan tidak adil di layanan kesehatan. Karena itu, adanya verifikasi dalam kelima bidang ini menjadi sangat krusial demi menciptakan ruang aman bagi pasien.

Tapi, bagaimana jika ada nama yang belum mendapatkan centang biru?

Tenang dulu. Berikut DISCLAIMER ⚠️ dari tim DTS:

  • Nama yang belum dicentang biru BUKAN berarti buruk tapi belum lolos kriteria verifikasi Komunitas DTS.
  • Tanpa stigma di 1 kategori BELUM TENTU tanpa stigma di kategori lainnya.
  • Tempat praktik bisa jadi sudah berpindah, silakan konfirmasi langsung ke faskesnya.
  • Nama yang tidak ada di daftar rekomendasi ini belum tentu buruk, barangkali belum ada yang merekomendasikan.

Artinya, centang biru bukan satu-satunya ukuran kebaikan atau kualitas seorang tenaga kesehatan. Tapi ini adalah salah satu cara kolektif kita untuk mengangkat, mengakui, dan memberi panggung pada tenaga kesehatan yang benar-benar berpihak dan tanpa stigma.

Kamu juga bisa ambil bagian: Ayo Berbagi Rekomendasi Dokter Tanpa Stigma!

Sharing is Caring. Satu rekomendasi darimu bisa menjadi jembatan bagi orang lain untuk berani memeriksakan diri dan mendapatkan pertolongan yang dibutuhkan.

Jika kamu pernah punya pengalaman baik dengan tenaga kesehatan yang empatik dan non-stigmatis, yuk bagikan infonya di form berikut:

Semakin banyak yang berbagi, semakin luas jaringan tenaga kesehatan yang aman dan ramah untuk semua.

Dukunganmu bisa membantu banyak orang menemukan layanan kesehatan yang lebih aman, inklusif, dan berpihak. Mungkin bagi kita itu hanya satu rekomendasi kecil, tapi bagi orang lain, itu bisa jadi titik balik perjalanan hidup mereka.