Melalui surat pernyataan ini, Komunitas Dokter Tanpa Stigma menyatakan dengan tegas bahwa kami mengecam keras tindakan kekerasan seksual yang terjadi di lingkungan profesional kesehatan, baik yang berlangsung di institusi pendidikan kedokteran, rumah sakit umum dan swasta, rumah sakit pendidikan, serta berbagai fasilitas kesehatan lainnya tempat pasien, pekerja dan siapapun yang terkait di dalamnya seharusnya merasa aman dan terlindungi. Fenomena ini bukan hanya mencederai individu yang menjadi korban, tetapi juga merusak kepercayaan publik terhadap profesi medis secara keseluruhan.
Kami memandang bahwa tindakan kekerasan seksual, dalam bentuk dan konteks apa pun, merupakan pelanggaran serius terhadap nilai-nilai mendasar yang menjadi landasan praktik profesi kesehatan dan tidak dapat ditoleransi. Tindakan tersebut tidak hanya melanggar kode etik profesi, tetapi juga merusak integritas kemanusiaan, mencederai relasi profesional antara tenaga kesehatan dan pasien, serta relasi antar teman sejawat dan rekan kerja. Hal ini juga mengkhianati prinsip dasar pelayanan kesehatan yang semestinya menjunjung tinggi keselamatan, perlindungan martabat, dan kepercayaan penuh dari setiap pasien yang dilayani. Kekerasan seksual di ruang medis adalah bentuk penyalahgunaan kuasa yang bertentangan dengan seluruh esensi profesi tenaga kesehatan.
Surat pernyataan lengkap Komunitas Dokter Tanpa Stigma dapat diakses di tautan berikut ini.

Tinggalkan komentar