Artikel

Bagaimana Tenaga Medis Bisa Membantu Korban Perdagangan Manusia?

Bagian Kedua dari Seri Peran Tenaga Medis Membantu Korban Perdagangan Manusia Perdagangan manusia termasuk masalah kesehatan yang membutuhkan perhatian kita bersama. Seringkali, satu-satunya tenaga profesional yang bertemu dengan korban human trafficking adalah tenaga medis, karena mereka kebanyakan berada dalam penyekapan.1 Karena itu, kemampuan nakes untuk membuat assessment, wawancara, dan identifikasi haruslah dilatih agar lebih siap… Lanjutkan membaca Bagaimana Tenaga Medis Bisa Membantu Korban Perdagangan Manusia?

Aktivitas

Mengapa Nakes Perlu Paham Perdagangan Orang?

Bagian Pertama dari Seri Peran Tenaga Medis Membantu Korban Perdagangan Manusia Praktik perdagangan manusia/ human trafficking adalah fenomena yang masih marak terjadi dan bisa menimpa siapa saja. Perdagangan manusia adalah bentuk dari perbudakan modern.1 Data dari SIMFONI PPA menunjukkan bahwa kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) pada perempuan dan anak meningkat 62,5% pada tahun 2020.… Lanjutkan membaca Mengapa Nakes Perlu Paham Perdagangan Orang?

Aktivitas

Nakes dan Infodemik: Are We Part of The Problem?

Di zaman digital, kita semakin sering menemukan hoax dan fake news di antara aliran deras informasi. Tentunya, ini membuat masyarakat awam rentan mendapatkan misinformasi dan disinformasi. Edukasi yang keliru ini bisa berakibat fatal dan mengancam kesejahteraan masyarakat luas, sehingga baik nakes maupun audiens harus ekstra berhati-hati dalam menyikapi berbagai konten edukatif di media sosial. Karena… Lanjutkan membaca Nakes dan Infodemik: Are We Part of The Problem?

Aktivitas

Pentingnya Pendekatan Intersektionalitas di Dunia Kesehatan

“Of all the forms of inequality, injustice in health care is the most shocking and inhumane.” —Martin Luther King, Jr. Gejala-gejala medis seringkali merupakan puncak fenomena gunung es yang didasari oleh berbagai masalah psikososial. Tenaga kesehatan seharusnya tidak hanya memberikan perhatian kepada aspek biologis pasien saja, tetapi juga berbagai masalah sosial yang seringkali timbul di… Lanjutkan membaca Pentingnya Pendekatan Intersektionalitas di Dunia Kesehatan

Aktivitas

Bias Gender dalam Penelitian Medis dan Imbasnya terhadap Perempuan

Penelitian medis ternyata masih belum sepenuhnya bebas bias! Dalam sejarah kedokteran, perempuan seringkali menjadi pihak yang tereksklusikan karena statusnya sebagai warga kelas dua. Keluhan dan gejala-gejala perempuan seringkali tidak dianggap serius, dan situasi hormonal perempuan selalu dianggap menyulitkan riset. Akibatnya, proses diagnostik dan terapi pada pasien perempuan masih belum maksimal, bahkan perlu menjadi perhatian khusus.… Lanjutkan membaca Bias Gender dalam Penelitian Medis dan Imbasnya terhadap Perempuan

Aktivitas

Tenaga Medis Masih Sering Menstigma Perempuan!

Sebagai sains, ilmu medis seharusnya memiliki dasar ilmiah tanpa bias dan tidak memihak. Namun, ilmu kedokteran juga adalah ilmu yang sangat dekat dengan kemanusiaan. Oleh sebab itu, berbagai perkembangan ilmu medis seringkali terkait dengan budaya dan norma sosial sesuai keadaan zaman kala itu. Ini menyebabkan masih banyak aspek kedokteran yang masih berpegangan pada budaya lama… Lanjutkan membaca Tenaga Medis Masih Sering Menstigma Perempuan!

Aktivitas

Penyandang Disabilitas Masih Rentan Kekerasan Seksual: Perlu Edukasi Kespro yang Layak!

Artikel ini adalah bagian pertama rangkuman workshop kolaborasi Dokter Tanpa Stigma dengan komunitas Sehatara dan Rutgers WPF pada Juli 2022, berjudul “Menjadi Edukator Kespro untuk Teman Tuli” yang didukung para kontributor: Amala Rahmah, country representative Rutgers Indonesia; Ati Ekawati Rifai, S.Pd., M.Pd., guru SLBN 1 Sukabumi; dan Eva Aryani, Teman Tuli, staf tim materi Sehatara.… Lanjutkan membaca Penyandang Disabilitas Masih Rentan Kekerasan Seksual: Perlu Edukasi Kespro yang Layak!

Aktivitas

Pendidikan Kespro Inklusif untuk Penyandang Disabilitas

Artikel ini adalah bagian kedua rangkuman workshop kolaborasi Dokter Tanpa Stigma dengan komunitas Sehatara dan Rutgers WPF pada Juli 2022, berjudul “Menjadi Edukator Kespro untuk Teman Tuli” yang didukung para kontributor: Amala Rahmah, country representative Rutgers Indonesia; Ati Ekawati Rifai, S.Pd., M.Pd., guru SLBN 1 Sukabumi; dan Eva Aryani, Teman Tuli, staf tim materi Sehatara.… Lanjutkan membaca Pendidikan Kespro Inklusif untuk Penyandang Disabilitas

Artikel

Yuk, Kenalan dengan Layanan Kesehatan Afirmasi Gender!

Artikel ini adalah bagian pertama dari seri Transisi Hormonal yang disusun oleh dr. Alegra Wolter. Pertama-tama, apakah kalian sudah tahu apa itu transisi gender? Kalau disforia gender, sudah pernah dengar? Bagaimana dengan transisi hormonal? Kita kupas satu per satu di artikel ini ya! Transisi gender merupakan serangkaian proses yang bertujuan mengubah representasi gender seseorang, sehingga… Lanjutkan membaca Yuk, Kenalan dengan Layanan Kesehatan Afirmasi Gender!

Artikel

Transisi Hormonal: Efek, Risiko, dan Kontraindikasi

Artikel ini adalah bagian kedua dari seri Transisi Hormonal yang disusun oleh dr. Alegra Wolter. Transisi hormonal adalah salah satu bentuk layanan kesehatan afirmasi gender (gender-affirming health care) sebagai salah satu pilihan untuk individu yang mengalami disforia gender (gender dysphoria). Terapi hormon bertujuan menekan karakteristik seks sekunder dan melakukan maskulinisasi atau feminisasi sesuai afirmasi gender… Lanjutkan membaca Transisi Hormonal: Efek, Risiko, dan Kontraindikasi